Meski Tertunda, Peringatan Hari Guru Tetap Meriah

Hujan yang mengguyur kota Medan pada Selasa malam, 24 November 2015 menyebabkan air sungai di sekitar Perguruan Amal Shaleh naik hingga ke pekarangan sekolah. Rencana memperingati hari guru pada Rabu, 25 November 2015 dibatalkan. Seluruh siswa MIS dan MTs terpaksa segera dipulangkan, karena beberapa ruangan kelas kotor dan tidak dapat dipakai untuk kegiatan belajar.

Agar tidak terjadi libur yang berkepanjangan, maka seluruh guru Amal Shaleh bersama Pengurus Yayasan YPIKAS mengadakan kegiatan gotong royong membersihkan lantai kelas dan pekarangan sekolah MIS yang terkena banjir.

Kegiatan memperingati Hari Guru Nasional di Perguruan Amal Shaleh baru bisa terlaksana pada Kamis Pagi, 26 November 2015. Kegiatan yang dibuat dalam bentuk upacara tersebut dilaksanakan secara khidmat oleh seluruh siswa MIS dan MTs.

Dalam amanah upacara, Kepala MIS Amal Shaleh menghimbau para guru agar selalu meningkatkan kualitasnya dalam mengajar. Begitupun para siswa diminta untuk terus berpacu dalam menimba ilmu di Perguruan Amal Shaleh.

Meski tertunda sehari, Peringatan Hari Guru di Perguruan Amal Shaleh tetap berlangsung meriah. Beberapa siswa terlihat membawa bingkisan yang diperuntukkan bagi guru-guru mereka sebagai ucapan rasa terima kasih.

“Selamat Hari Guru Pak, Bu…, semoga Bapak Ibu bisa bersabar dalam mendidik kami,” demikian beberapa kalimat yang diucapkan oleh siswa kepada guru-guru mereka. (*)

guru