UKG Guru Madrasah Segera Dilaksanakan

Sebagaian guru yang ada di bawah naungan kemendikbud telah melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) tahun 2015.  tidak hanya untuk Guru PNS, tetapi guru Non-PNS (yang sudah punya NUPTK), pengawas dan Kepala Sekolah juga wajib mengikuti UKG yang Pelaksanaan secara online.

Adapun standar nilai UKG yang ditetapkan untuk tahun 2015 minimal 5,5. Nilai ini akan ditingkatkan setiap tahunnya hingga mencapai nilai 8,0 pada tahun 2018/2019.

Apa fungsi UKG? Apakah guru yang sudah mengikuti UKG namun tidak lulus akan distop tunjangan sertifikasinya

Tujuan UKG 2015 adalah untuk memetakan kualitas guru, yang nantinya dijadikan bahan pertimbangan guna pengambilan kebijakan yang berkaitan dengan kenaikan pangkat, promosi jabatan, kebutuhan diklat, dan lain sebagainya.

Nantinya, hasil atau nilai UKG akan dibedakan menjadi beberapa tingkatan, yakni sebagai berikut:

Level 1 (untuk peraih nilai 1-10), level 2 untuk peraih nilai 21-30), dan level 3 untuk peraih nilai 31-40

Sementara itu untuk soal UKG akan dibedakan menjadi dua kelas untuk guru-guru SD, yaitu soal untuk guru kelas bawah (1-3) dan soal untuk guru kelas tinggi (4-6). Sedangkan untuk guru Mapel di SMP, SMA, dan SMK soalnya disesuai dengan mapel yang diampunya.

Karena UKG bersifat wajib maka bagi guru yang tidak mengikuti UKG secara otomatis tidak terdaftar di Dapodik. Nah, hal inilah yang nantinya bisa berdampak pada pembayaran tunjangan profesi maupun untuk mengikuti sertifikasi guru. Dikabarkan, untuk tahun yang akan datang, syarat utk mengikuti sertifikasi pendidik maupun mendapatkan tunjangan profesi hasil UKG-nya minimal 6,0.

Surat Edaran UKG Guru Madrasah Kemenag Tahun 2015

Berkaitan dengan UKG, Kementrian Agama RI mengeluarkan surat edaran Nomor Dj. I/HM.01/3319/2015 tentang Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru bagi Guru Madrasah. Berikut petikan surat edaran tersebut.

Kepada Yth. Kepala Kanwil Kementerian Agama Seluruh Indonesia.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Dengan hormat, kami sampaikan bahwa dalam rangka implementasi program pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk guru, perlu dilakukan pemetaan kompetensi guru. Pemetaan kompetensi secara detail menggambarkan kondisi objektif guru yang akan dijadikan dasar informasi penting bagi pemerintah dalam mengetahui level kompetensi individu guru, peta penugasan guru pada kompetensi pedagogik dan kompetensi profesioanl serta mengambil kebijakan terkait dengan materi dan strategi pembinaan yang dibutuhkan oleh guru. Mengingat pentingnya hal ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat Pendidikan Madrasah akan melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) secara online.

Berkenaan dengan pelaksanaan UKG sebagaimana tersebut di atas, kami mengharapkan Saudara untuk dapat menindaklanjuti beberapa hal sebagai berikut:

  1. Melakukan penetapan lokasi TUK (Tempat Uji Kompetensi) dan menyampaikan usulan nama-nama lokasinya kepada Dirjen Pendidikan Islam cq. Direktur Pendidikan Madrasah secara resmi melalui email sertifikasigurumadrasah@gmail.com. Data diterima paling lambat tanggal 20 November 2015 (ketentuan yang mengatur TUK lihat petunjuk teknis UKG).
  2. Mempersiapkan tim pelaksana UKG sebanayk 5 orang dan tik teknisi (operator) UKG sebanyak 2 orang di tiap-tiap lokasi TUK yang berasal dari Kementerian Agama, LPMP Provinsi dan P4TK untuk melaksanakan proses digitalisasi soal UKG secara online.
  3. Peserta UKG bagi guru madrasah adalah semua guru mapel umum (non PAI dan Bahasa Arab) yang masih aktif mengajar mata pelajaran sesuai dengan bidang studi sertifikasi dan/atau sesuai dengan kualifikasi akademiknya dan terdaftar di SIMPATIKA (Sistem Informasi Pendidik dan Tenaga Kependidikan) Kementerian Agama. Nama-nama peserta UKG guru Madarasah akan ditetapkan melalui Keputusan Dirjen Pendidikan Islam sebagai Piloting di tahun 2015.
  4. Seluruh Peserta UKG dilarang membawa HP, Kamera, dan Alat Rekam Digital dalam bentuk apapun. Jika peserta UKG diketahui melakukan penyalinan soal-soal dari computer akan dikenakan sanksi dan UKGnya dibatalkan.
  5. Jadwal Pelaksanaan UKG bagi guru pada binaan Direktorat Pendidikan Madrasah pada bulan Desember 2015.
  6. Penjelasan lebih lanjut tentang UKG tercantum di dalam Petunjuk Teknis UKG Tahun 2015 sebagaimana terlampir.

Demikian, aras perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Direktur Jenderal

Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A